Siapa sangka Provinsi Jambi memiliki sebuah peninggalan sejarah keren, yang menjadi saksi sejarah penyebaran agama Budha di tanah Sumatera. Candi ini dibangun pada masa Kerajaan Sriwijaya dan Melayu. Meskipun tak sepopuler seperti Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Candi Muaro Jambi perlahan mulai bersolek dengan semakin ramainya pengunjung di malam hari.

Lalu apa sih keistimewaan Candi Muaro Jambi ? Yuk simak ulasan Labiru yaaa…

 

Candi Muaro Jambi

Situs Purbakala Budha di Sumatera ini membentang sepanjang kurang lebih 7,5 kilometer di sisi sungai Batanghari dari barat hingga ke timur. Akses ke Candi di Jambi ini terbilang unik ya, karena bisa diakses via sungai Batanghari, selain melalui jalur darat yang dapat ditempuh dari Kota Jambi. Dari Kota Jambi, jaraknya diperkirakan sejauh 30 kilometer.

Candi Muaro Jambi

Candi ini merupakan candi terluas di Asia Tenggara. Situs purbakala yang dilindungi ini memiliki luas 12 kali lipat dari Candi Borobudur, dan dua kali lebih luas dari Angkor Watt di Kamboja. Bahkan Candi di Jambi ini memiliki ceritanya sendiri, yang berhubungan dengan Kabupaten Kerinci dan gunung purba di Merangin, Jambi. Beberapa candi yang telah dipugar antara lain Candi Astano, Candi Tinggi, Candi Gumpung, Candi Kembar Batu, Candi Gedong, dan beberapa candi lainnya.

Candi ini memiliki sekitar 110 reruntuhan bangunan purba yang saat ini baru delapan bangunan yang telah dipugar dan diizinkan untuk dikunjungi orang. Bahkan, pemerintah daerah Jambi sendiri sering mengadakan acara di situs Candi Muaro Jambi. Candi ini pernah dikunjungi sampai 8.000 orang wisatawan kala penyelenggaraan Festival Muaro Jambi XII pada tahun 2015.

 

Keunikan Candi Muaro Jambi

Candi ini memiliki keunikan yang tak dimiliki oleh candi lain di Indonesia. Candi ini memiliki keunikan yaitu candi ini bisa diakses melalui sungai. Bahkan parit-parit yang berada di area candi dipercaya memiliki fungsi dan sudah sejak lama digunakan sejak awal candi ini dibangun. Kanal dan parit yang ada menghubungkan antara kompleks candi satu dengan candi lain. Kalau berlayar di parit ini, kamu akan mendapat kesan seperti berada di Thailand, naik perahu menyusuri sungai sambil melewati area candi. Keren banget deh.

Harga Tiket Masuk

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk ke Candi ini sangat terjangkau, hanya lima ribu rupiah perorang. Kompleks Candi Muaro Jambi juga dipercaya sebagai pusat pemerintahan Jambi sejak seribu tahun yang lalu.

Keunikan Candi Muaro Jambi

Kalau kalian sedang berwisata ke Candi ini bisa mengelilingi situs purbakala dengan hutan kecil  yang masih alami. Beberapa sudut candi ini terdapat tembikar kuno yang juga dipamerkan. Mengabadikan foto tembikar kuno ini dan mengunggahnya ke instagram, akan membuat teman-temanmu penasaran.

 

.

Seperti kota lain di Indonesia, Kota Jambi juga sangat kaya dengan berbagai potensi wisatanya. Namun, sebelum memutuskan berlibur, pastikan hanya Labiru partner liburan terbaikmu.

Artikel Lain

Tinggalkan Komentar Anda