Indonesia tidak hanya kaya akan keindahan alamnya. Tapi juga dengan aneka ragam kebudayaannya. Salah satunya desa adat di Banyuwangi ini, Desa Adat Kemiren.

Desa Adat Kemiren adalah Salah satu daerah di Indonesia yang masih mempertahankan tradisi kebudayaan, di tengah kemajuan zaman saat ini. Desa Adat kemiren merupakan desa bagi suku Osing, Banyuwangi.

Karena kebudayaan yang masih begitu terjaga di sini, desa ini begitu menarik minat banyak wisatawan lokal maupun internasional, bahkan Desa Adat Kemiren ini sudah menjadi desa wisata adat cukup lama.

Demi menjaga kelestarian budaya di dalam desa ini, pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga sudah menetapkan desa Osing yang terletak di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi ini sebagai cagar budaya.

Banyak keunikan yang bisa kamu temukan di desa wisata Osing yang ditetapkan menjadi cagar budaya ini, berikut beberapa ulasannya.

Keunikan Desa Adat Kemiren

Desa Adat Kemiren, Masih Di Huni Oleh Suku Osing, Keturunan Kerajaan Hindu Blambangan

Asal usul penamaan desa wisata Osing di desa adat Kemiren ini adalah berasal dari kebiasaan warga desa, yang selalu menjaga tradisi serta adat yang telah berlaku lama.

Dan warga yang masih menjaganya dengan begitu baik adalah suku Osing. Warga suku Osing ini adalah warga terakhir dari keturunan kerajaan Hindu Blambangan yang tersisa di desa ini.

Masyarakat suku Osing ini berbeda dengan warga Jawa lainnya, bahkan bahasa yang digunakan pun berbeda dengan warga Jawa lainnya.

Perbedaan lain yang bisa kamu temui di sini, terlihat dari tradisi yang telah mereka jalankan secara turun menurun hingga sekarang.

Tradisi itu antara lain adalah Gedhongan, atraksi barong Osing, tari gandrung, dan masih banyak lagi. Kamu bisa melihatnya saat kamu berkunjung ke desa ini.

Konsistensi Mempertahankan Budaya Serta Tradisi Dari Generasi Ke Generasi

Ditengah perkembangan zaman yang begitu cepat dan modern, warga desa seakan tidak terpengaruh sama sekali.

Mereka masih melakukan tradisi yang begitu erat dan rutin dilakukan dalam hal bertani. Kamu bisa melihatnya sendiri saat kamu mengunjungi desa ini saat musim tanam hingga panen padi.

Karena warga desa akan menggelar semacam syukuran mulai dari menanam padi, saat padi mulai berisi, hingga tiba saatnya panen.

Saat panen, para petani akan memainkan semacam alat musik dan diiringi oleh angklung serta tabuhan gendang.

Warga perempuan di desa ini pun tidak mau kalah, mereka juga akan memainkan alunan musik menggunakan lesung dan alu yang dipukulkan secara bergantian.

Permainan musik ini merupakan tradisi Gedhongan, dan termasuk dalam warisan budaya asli dari suku Osing yang terbukti masih dilakukan hingga masa kini oleh warga desa.

Penginapan Berbentuk Seperti Rumah Warga Suku Osing

Saat kamu berkunjung ke desa wisata ini, selain kamu bisa melihat keunikan dari kebudayaan yang masih dilakukan di desa ini, kamu juga bisa menginap di penginapan berbentuk rumah suku Osing.

Karena saat kamu datang ke desa wisata Osing ini bisa dipastikan tidak cukup sehari, minimal kamu butuh dua hari untuk bisa menyaksikan kehidupan tradisi suku Osing secara langsung.

Tapi tidak perlu khawatir, fasilitas di desa wisata ini telah dipersiapkan untuk memberikan kenyamanan kepada para pengunjung.

Penginapan di dalam kawasan desa ini dibuat semirip mungkin dengan rumah warga suku asli, dengan dikelilingi rindangnya pepohonan di sekitar penginapan.

Kamu akan merasakan suasana yang begitu sejuk dan menenangkan hati serta pikiran. Sangat cocok untuk kamu melepas penat dari sibuknya aktivitas dan keramaian kota.

Wisata Mencicipi Kopi Osing

Mengunjungi Desa Adat Kemiren Banyuwangi ini belum terasa lengkap jika kamu belum mencicipi Kopi Osing, atau kopi khas masyarakat Osing yang dikenal memiliki cita rasa yang begitu nikmat.

????????????????????????????????????

Serunya, selain mencicipi, kamu juga bisa praktek langsung proses pengolahannya mulai dari menyangrai, menumbuk biji kopi, menyaring bubuk, hingga penyajian kopi.

Kopi Osing ini bisa diolah menjadi minuman kopi jenis apapun, mulai dari espresso hingga robusta. Bisa dipastikan pasti rasanya akan menjadi lebih nikmat.

Nah, itulah ulasan mengenai desa wisata Osing yang berada di desa Kemiren, Banyuwangi. Bagaimana, tertarik mengunjungi di liburanmu kali ini?

Jangan lupa untuk mengkonsultasikan liburan kamu bersama Tour Advisor Labiru Tour. Hubungi Labiru Tour di 0813-2689-4433 atau email cs@labirutour.gmail.com

Artikel Lain

Tinggalkan Komentar Anda