Tour Semarang – Semarang bukan hanya dikenal sebagai kota metropolitan modern, tetapi juga menyimpan banyak tempat bersejarah Semarang yang menarik untuk ditelusuri. Wisata sejarah di Semarang mengajak pengunjung menjelajahi setiap sudut kota, mengamati bangunan kuno, dan merasakan atmosfer masa lalu yang masih hidup hingga kini.

Setiap lokasi menyimpan cerita sejarah, membuka wawasan tentang budaya dan tradisi, serta memikat wisatawan untuk mengabadikan momen dengan foto. Mulai dari kawasan Kota Lama yang ikonik hingga bangunan berarsitektur kolonial dan tempat ibadah bersejarah, semuanya menjadi saksi perjalanan panjang kota ini. 

Jika kamu tertarik menjelajahi nilai sejarah sekaligus menikmati suasana klasik yang masih terjaga, berikut 7 tempat bersejarah di Semarang yang wajib kamu kunjungi.

Kawasan Kota Lama

Credit: Berita Daerah

Kawasan Kota Lama adalah pusat peninggalan sejarah di Semarang.Area ini menampilkan bangunan bergaya arsitektur Belanda yang masih berdiri kokoh hingga sekarang. Banyak pengunjung menyebut kawasan ini sebagai “Little Netherlands” karena suasananya memancarkan nuansa Eropa klasik yang kental.

Di sini, kamu bisa berkeliling sambil menikmati gedung-gedung tua yang kini beralih fungsi menjadi kafe, galeri seni, dan pusat kuliner. Kawasan Kota Lama juga cocok untuk spot fotografi, terutama bagi pecinta arsitektur dan sejarah.

Lawang Sewu

Credit: Indonesia Kaya

Lawang Sewu adalah bangunan bersejarah yang menjadi ikon Semarang. Nama “Lawang Sewu” mengacu pada seribu pintu, merujuk pada jumlah pintu dan jendela besar yang terdapat di bangunan ini.

Gedung peninggalan Belanda ini pernah berfungsi sebagai kantor perkeretaapian, menyimpan berbagai cerita sejarah, dan mempesona siapa pun yang melihat arsitekturnya. Kini, gedung ini menarik wisatawan untuk menjelajahi setiap sudutnya, mengabadikan momen dengan foto, dan merasakan langsung atmosfer sejarah yang kental.

Selain menyimpan cerita sejarah, Lawang Sewu juga terkenal dengan arsitektur megah khas kolonial. Ruangan-ruangan luas dengan lorong panjang membuat suasana semakin unik, sehingga banyak wisatawan yang tertarik berkunjung untuk merasakan atmosfer masa lalu.

Puri Gedeh

Credit: Kompas Regional

Puri Gedeh adalah rumah dinas resmi Gubernur Jawa Tengah yang sudah berdiri sejak zaman kolonial. Bangunan ini memiliki desain arsitektur khas Eropa dengan sentuhan tradisional Jawa, mencerminkan perpaduan budaya yang kuat di Semarang.

Meski tidak sepenuhnya terbuka untuk umum, banyak pihak menggunakan Puri Gedeh sebagai lokasi acara penting. Keberadaan puri ini menunjukkan sejarah perjalanan pemerintahan di Jawa Tengah dan menarik perhatian pengunjung yang ingin mempelajari warisan budaya setempat.

Baca Juga: Liburan Singkat Semarang: Wisata Dekat Stasiun Instagramable

Museum Ranggawarsita

Credit: Indonesia Kaya

Museum Ronggowarsito adalah museum terbesar di Jawa Tengah yang menyimpan ribuan koleksi benda bersejarah. Koleksi di museum ini mencakup arkeologi, sejarah, etnografi, hingga geologi. Bagi yang ingin mempelajari sejarah Semarang dan Jawa Tengah secara mendalam, tempat ini adalah destinasi yang tepat.

Tidak hanya itu, banyak sekolah dan guru menggunakan Museum Ronggowarsito sebagai tempat edukasi bagi pelajar. Setiap ruangannya memiliki tema khusus, sehingga pengunjung bisa memahami perjalanan sejarah secara runtut.

Tugu Muda

Credit: Badan Otorita Borobudur

Tugu Muda memperingati perjuangan rakyat Semarang dalam pertempuran melawan penjajah Jepang pada 1945. Banyak wisatawan mengunjungi tugu ini, menyusuri area sekitarnya, dan mengabadikan momen dengan foto. Para pemandu wisata menjelaskan sejarah monumen, sementara pengunjung mempelajari kisah heroik yang terkandung di setiap sudutnya.

Di sekeliling Tugu Muda terdapat taman yang asri sehingga cocok untuk bersantai. Keberadaannya tidak hanya menjadi pengingat sejarah, tetapi juga tempat berkumpul masyarakat.

Sam Poo Kong

Credit: TravelsPromo

Sam Poo Kong merupakan Klenteng bersejarah yang dibangun untuk mengenang Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah dari Tiongkok yang pernah singgah di Semarang. Klenteng ini menampilkan arsitektur megah dengan dominasi warna merah dan ornamen khas Tionghoa yang memukau pengunjung.

Setiap sudutnya menghadirkan suasana khas oriental yang memikat, sementara pengunjung mempelajari cerita sejarah panjang tentang hubungan dagang dan budaya antara Semarang dengan Tiongkok.

Masjid Layur dan Mercusuar Willem

Credit: RRI

Sam Poo Kong menjadi klenteng bersejarah yang mengenang Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah dari Tiongkok yang pernah singgah di Semarang. Banyak pengunjung menyusuri setiap sudut klenteng, mengagumi arsitektur megah dengan dominasi warna merah, dan mengamati ornamen khas Tionghoa yang memukau.

Para pemandu wisata menjelaskan sejarah klenteng, sementara pengunjung mendengarkan kisah Laksamana Cheng Ho dan pengaruhnya terhadap Semarang. Selain sebagai tempat ibadah, banyak wisatawan menjelajahi Sam Poo Kong sebagai destinasi wisata budaya yang ramai dikunjungi.

Setiap sudut klenteng menampilkan suasana khas oriental yang memikat, sehingga wisatawan mengambil foto, berjalan-jalan, dan merasakan nuansa sejarah secara langsung. Di sini, pengunjung menelusuri sejarah hubungan dagang dan budaya Semarang-Tiongkok, serta ikut dalam berbagai aktivitas budaya di area klenteng.

Itulah 7 tempat bersejarah di Semarang yang membawa kamu menelusuri jejak sejarah kota. Setiap destinasi menyimpan kisah berbeda, mulai dari perjuangan rakyat, pengaruh kolonial, hingga perpaduan budaya yang kaya. Menjelajahi tempat-tempat ini bukan hanya sekadar wisata, tetapi juga perjalanan mengenal identitas dan sejarah Semarang lebih dalam.

Jika kamu ingin berwisata sejarah dengan nyaman, praktis, dan penuh pengalaman, percayakan perjalananmu pada Labiru Tour. Dengan pilihan paket wisata Semarang yang lengkap dan fleksibel, kamu bisa mengeksplorasi sejarah kota ini sambil menikmati liburan yang menyenangkan.

Paket Wisata di Semarang

Kami Memiliki Paket Wisata Menarik untuk Kunjungan di Semarang