Tour Malang – Malang dan Batu punya banyak pilihan kuliner khas. Udara yang sejuk juga membuat makanan hangat terasa semakin nikmat. Selain itu, beberapa makanan memiliki cita rasa yang sulit ditemukan di daerah lain.
Karena itu, berburu kuliner bisa menjadi bagian menarik dari perjalanan. Anda bisa mencicipi makanan berkuah, jajanan manis, hingga lauk tradisional. Berikut tujuh kuliner khas Malang yang bisa masuk daftar wisata kuliner Anda.
Bakso Malang

Credit: Kompas
Bakso Malang menjadi salah satu ikon kuliner kota ini. Berbeda dari bakso Solo atau Wonogiri, satu porsi Bakso Malang biasanya berisi banyak pilihan. Anda bisa menemukan bakso halus, bakso urat, tahu, pangsit, siomay, hingga paru goreng dalam satu mangkuk.
Selain itu, kuahnya memiliki cita rasa yang ringan tetapi tetap gurih. Kuah bening dengan kaldu daging sapi membuat hidangan ini cocok untuk udara Malang yang sejuk. Anda juga bisa memilih isian sesuai selera untuk membuat satu porsi terasa lebih lengkap.
Cwie Mie Malang

Credit: Kompas
Cwie Mie Malang sekilas terlihat seperti mi ayam. Namun, sajian ini memiliki ciri khas tersendiri. Daging ayamnya dicincang sangat halus hingga menyerupai abon. Tekstur tersebut membuat tampilannya berbeda dari mi ayam pada umumnya.
Selain daging ayam, Cwie Mie Malang juga hadir dengan selada dan daun bawang. Bawang goreng menambah aroma pada hidangan. Bahkan, beberapa sajian menggunakan mangkuk pangsit yang bisa ikut Anda makan. Kuah kaldu juga biasanya hadir secara terpisah.
Baca Juga: 7 Tempat Bermain di Batu untuk Anak yang Cepat Bosan
Pos Ketan Legenda 1967

Credit: Senyum World Hotel
Beralih ke Batu, Anda bisa mencoba Pos Ketan Legenda 1967. Lokasinya berada di sekitar Alun-Alun Kota Batu. Sajian ketan ini sudah menjadi salah satu kuliner yang banyak dicari saat berkunjung ke kawasan tersebut.
Ketan kukusnya memiliki tekstur pulen. Anda bisa memilih berbagai macam topping sesuai selera. Pilihannya mulai dari bubuk kedelai dan kelapa parut. Selain itu, tersedia juga varian keju, cokelat, susu, hingga durian.
Sate Kelinci

Credit: Jelajahnesia
Sate Kelinci banyak ditemukan di kawasan dataran tinggi Batu dan Pujon. Daging kelinci memiliki tekstur yang mirip dengan ayam. Namun, teksturnya terasa sedikit lebih berserat dan kenyal.
Biasanya, penjual menyajikan sate di atas hotplate. Bumbu kacang yang legit menjadi pelengkap utama. Selain itu, irisan bawang merah dan cabai rawit segar menambah rasa pada setiap tusuk sate. Hidangan ini cocok bagi Anda yang ingin mencoba kuliner khas kawasan Batu.
Baca Juga: 6 Destinasi Alam di Malang untuk Pecinta Outdoor
Orem-Orem

Credit: Fimela
Orem-orem merupakan kuliner tradisional khas Malang. Hidangan ini menggunakan kuah santan yang kental dan kaya rempah. Rasanya cenderung gurih dan pedas. Karena itu, orem-orem cocok bagi Anda yang menyukai makanan dengan cita rasa kuat.
Irisan tempe khas Malang menjadi salah satu isian utamanya. Selain itu, Anda juga bisa menemukan tahu dan telur asin. Biasanya, penjual menyajikan orem-orem bersama ketupat dan tauge rebus. Perpaduan tersebut membuat satu porsi terasa semakin lengkap.
Angsle dan Wedang Ronde

Credit: Pia Cap Mangkok
Saat malam mulai turun, Anda bisa mencari hidangan hangat seperti angsle dan wedang ronde. Keduanya cocok untuk menemani suasana malam di Malang yang sejuk. Meski sama-sama disajikan hangat, keduanya memiliki isian dan rasa yang berbeda.
Angsle berisi petulo, ketan putih, kacang hijau, roti tawar, dan mutiara. Kuah santan manis kemudian menyatukan semua bahan tersebut. Sementara itu, wedang ronde menggunakan bola-bola ketan berisi kacang tanah. Kuah jahe yang panas dan pedas manis melengkapi sajian ini.
Baca Juga: 6 Aktivitas Petualangan Ringan di Malang
Tempe Mendol

Credit: IDN Times
Tempe Mendol menjadi salah satu lauk pendamping khas Malang Raya. Makanan ini menggunakan tempe yang sudah sedikit masam atau tempe semangit. Setelah itu, tempe dilumatkan dan dicampur dengan berbagai bumbu.
Bumbu tersebut antara lain kencur, daun jeruk, bawang, dan ketumbar. Selanjutnya, adonan dibentuk menjadi bulat memanjang. Setelah digoreng, bagian luarnya terasa garing. Sementara itu, bagian dalamnya tetap empuk. Tempe Mendol cocok untuk melengkapi berbagai hidangan khas Malang.
Baca Juga: Paket Family Tour Malang 3 Hari 2 Malam
Kuliner khas Malang menawarkan banyak pilihan dengan karakter yang berbeda. Anda bisa memulai dari makanan berkuah seperti Bakso Malang dan Orem-Orem. Kemudian, coba Cwie Mie, Sate Kelinci, atau Tempe Mendol untuk pilihan yang lebih beragam.
Selain itu, jangan lewatkan kuliner manis dan hangat seperti Pos Ketan Legenda 1967, Angsle, dan Wedang Ronde. Jadi, saat berkunjung ke Malang dan Batu, luangkan waktu untuk menjelajahi kulinernya. Bersama Labiru Tour, Anda bisa menikmati perjalanan sekaligus mencicipi beragam kuliner khas Malang Raya.