Makanan Jogja itu manis-manis. Hmmm.. Kata siapa? Jangan salah dengan makanan-makanan di Yogyakarta, di kota seni budaya ini tersebar pedagang kuliner pedas merayap. Surganya pecinta cabe dan sambal. Wow! Tak percaya? Berikut rekomendasi lokasi-lokasi kuliner pedas yang begitu melekat di hati para penggila pedas :

  1. Oseng-oseng Mercon Bu Narti

Oseng-oseng ini bukan oseng-oseng biasa. Oseng-oseng yang berbahan dasar dari tetelan daging sapi, atau dalam Bahasa Jawa disebut koyor. Koyor ini dipotong dan dimasak oseng. Bumbu utamanya sudah pasti adalah cabe rawit. Kunci kepedasannya 10 kg koroy dicampur dengan 2 kg cabe rawit. Warung Bu Narti yang berada di pinggir Jalan K. H. Ahmad Dahlan (daerah Kampung Kauman) ini siap menanti anda para kulinerista pedas. Mantap!

  1. Mangut Lele Mbah Marto

Mangut lele terkenal sebagai makanan tradisional khas Jawa mampu menyihir para pelancong untuk pergi mengunjungi Yogyakarta. Mangut Lele Mbah Marto yang terletak di rumah sederhana di dekat kampus ISI Yogyakarta, ternyata telah menjadi idola bagi wisatawan baik domestik dan internasional. Malah, artis-artis ibukota pun sudah sempat mampir ke warung ini. Mangut Lele ini sangat khas, dengan metode pemasakan yang masih tradisional, dengan tungku kayu, membuat rasa dan tekstur mangut lele berbeda dari yang lain. Bumbunya yang merah pedas seolah-olah membuat lidah anda menari-nari.

  1. Ayam dan Ikan Goreng Bu Santi

Bu Santi memiliki mantra khusus untuk memanggil-manggil pelanggan untuk mampir ke warungnya, mantra tersebut adalah sambel bawang. Lidah orang Indonesia yang menyukai rasa pedas tentunya cocok sekali dengan mantra Bu Santi ini. Lauk ayam dan ikan goreng yang empuk ditemani sambal bawang pedas yang katanya sampai bisa membuat pengunjung nangis dan keringetan. Mantap sekali deh. Bertempat di pertigaan Seturan-Babarsari, Ayam dan Ikan Goreng Bu Santi cocok untuk pecinta pedas.

  1. Warung Makan Mbah Jingkrak

Warung Makan Mbah Jingkrak ini telah memiliki beberapa cabang resmi di kota-kota lain, namun di kota asalnya, Yogyakarta, warung makan ini juga tetap menjadi menu wajib kunjung bagi para pecinta kuliner pedas. Bertempat di Jalan Kaliurang, dengan pesona rumah joglo dan suasana yang ‘Jawa banget’ pengunjung dibawa untuk menikmati makanan pedas yang berkelas. Arsitektur dan interior khas Jawa yang khas sangat nyaman membuat pengunjung ingin berlama-lama di tempat ini. Menu utama warung makan ini adalah ayam rambut setan, ayam yang dimasak dengan berbagai cabe nusantara. Dijamin jingkrak!

  1. Ayam Geprek Bu Rum

Lokasi favorit santapan pedas ala mahasiswa. Ratusan orang mengunjungi warung ayam geprek pinggir jalan ini setiap hari, tidak mau ketinggalan kan? Ayam geprek adalah ayam yang di-geprek atau di-pipihkan dengan cowet lalu diuleg dengan cabe. Jumlah cabenya bisa sesuka hati, pengunjung juga bisa menambahkan tomat dan terasi sesuai selera. Harganya sangat murah dan ramah di kantong. Tempat makan ini cocok untuk menantang rekan anda untuk berani makan pedas, “saya cabenya 10, Anda?” kunjungi Ayam Geprek Bu Rum di daerah Mrican, dekat Universitas Sanata Dharma.

Artikel Lain

Tinggalkan Komentar Anda