Kampong Kopi Lerek Gombengsari

Destinasi Banyuwangi Tiket Masuk Rp100.000 Adventure Level

Wisata kebun kopi Banyuwangi Kampong Gombengsari terletak di kaki gunung Ijen.

Wisata kopi menjadi aktivitas pariwisata andalan di kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, yang memiliki potensi kekayaan berupa ribuan hektar kebun kopi dan ratusan peternakan kambing etawa milik warga.

Bentuk wisata kebun kopi Banyuwangi di Kopilego ini berupa tour kebun kopi, mengenal jenis-jenis kopi, petik kopi (saat panen), belajar memproses kopi secara tradisional (sangrai, menumbuk, sampai menyeduh), perah susu kambing, memberi minum anak kambing dengan dot.

Selain wisata kopi Banyuwangi, di sini juga terdapat wisata peternakan kambing etawa.

Kambing etawa dipelihara hampir oleh seluruh warga, susunya untuk diperah dan dijual, sedangkan kotoran kambing dimanfaatkan warga sebagai pupuk untuk tanaman kopi.

Kemudian di wisata kampung kopi Gembongsari ini juga terdapat pula kesenian masyarakat berupa musik patrol dan sepak bola api.

Di sini kamu bisa menikmati hamparan tanaman kopi yang terhampar di hampir semua halaman rumah warga.

Para turis, baik lokal maupun mancanegara, bisa menikmati wisata memetik kopi dan memerah susu kambing secara manual.

Hijaunya alam, ramahnya penduduk lokal, dan udara yang sejuk menjadi bonus bagi para wisatawan yang memilih paket wisata ini.

 

Sejarah Wisata Kopi Gembongsari

Nenek moyang warga kampung ini adalah pekerja di perkebunan Kaliklatak milik Belanda, yang kemudian membuka perkampungan di luar perkebunan, keturunan-keturunan mereka akhirnya mulai ikut menanam kopi di lahan-lahan kampung.

Kampung wisata kopi itu terletak di dataran tinggi dengan kontur tanah berbukit dan berada di ketinggian sekitar 450-500 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga hal itu menyebabkan daerah setempat menjadi sentra dan penghasil kopi dengan kualitas yang baik.

Dulunya warga hanya mampu menjual produk kopi (berupa green bean) pada tengkulak dengan harga sangat murah, sehingga bertani kopi menjadi kurang menguntungkan.

Akibatnya banyak anak muda kampung yang tidak lagi tertarik mengurus kebun kopi, mereka lebih memilih keluar kampung, bekerja di kota, bahkan pergi ke Bali.

Sejak dikembangkannya aktivitas wisata kebun kopi dan wisata peternakan kambing di kampung ini sejak November 2015, warga kampung bisa meningkatkan kesejahteraan dari penjualan paket wisata dan penjualan kopi bubuk kepada wisatawan dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding penjualan berupa kopi green bean.

Kampong Kopi Lerek Gombengsari (Kopilego) adalah brand untuk aktivitas wisata kebun kopi Banyuwangi dan wisata peternakan kambing yang diawali dari lingkungan (dusun) Lerek kelurahan Gombengsari.

Kampung ini didukung dengan program pendampingan masyarakat oleh komunitas pergerakan HIDORA (Hiduplah Indonesia Raya) sejak bulan November 2015.

Lokasi Wisata Kopi Gembongsari

Untuk kamu yang memiliki rencana berkunjung, wisata kampung kopi ini terletak di Kelurahan Gembongsari, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Harga Tiket Masuk Wisata Kopi Gembongsari

Untuk harga tiket masuk sendiri, belum jelas tertera yang ditetapkan oleh pengelola, tapi jika kamu tidak ingin dipusingkan dengan harga dan budget yang kamu perlukan saat ingin berkunjung ke wisata kampung kopi ini.

Kamu bisa mengunjunginya dengan menggunakan jasa travel dan tour paket wisata, karena saat ini sudah banyak travel dan tour yang menjadikan wisata kampung kopi ini menjadi paket tour mereka.

Harga yang dipatok pun juga kebanyakan sangat terjangkau, apalagi jika kamu hanya mengambil paket lengkap liburan untuk menikmati wisata kampung kopi Gembongsari ini.

 

Fasilitas di Wisata Kopi Gembongsari

Kamu tidak perlu khawatir untuk fasilitas yang bisa kamu temukan di kampung kopi Gembongsari ini, terutama tempat tinggal.

Banyak rumah-rumah warga yang bisa disewa dengan harga yang cukup terjangkau dan fasilitas yang terjamin.

Anita Homestay contohnya. Rumah dengan bentuk minimalis ini dilengkapi dengan 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, 1 ruang makan, dan 2 ruang tamu. Pada bagian luarnya juga dilengkapi dengan halaman parkir yang cukup luas.

Anita sebagai pemilik homestay menjelaskan, bukan hanya fasilitas itu saja yang bisa dinikmati oleh para wisatawan.

Melainkan fasilitas TV, kulkas, dan kompor gas untuk memasak juga tersedia dalam rumah yang disewakannya.

Harga yang ditawarkan juga sangat murah. Cukup dengan membayar Rp 750 ribu per malam, dengan kapasitas maksimal 15 orang dalam satu rumah, sudah bisa menempati homestay tersebut.

Selain itu, untuk makan sehari-hari juga tersedia di sini. Saat kamu mengunjungi kampung kopi Gembongsari ini, para tamu dibebaskan untuk memilih apakah menu yang menjadi kesukaan.

Sehingga para warga yang bertugas menyediakan makan bisa menyesuaikan selera yang ada. Kemudian nanti juga sekaligus makan bersama.

Karena itu, biasanya, para tamu yang datang sering menginap berulang kali karena merasa nyaman dan seolah berada di kampung sendiri.

Hal ini karena sistem kekeluargaan yang masih diterapkan oleh warga sekitar Gombengsari.

 

Aktivitas di Wisata Kopi Gembongsari

Menikmati Wisata Edukasi Kopi

Saat kamu berkunjung ke wisata kampung kopi Gembongsari ini, kamu nantinya akan diajak untuk melihat kebun kopi langsung.

Hal itu dilakukan untuk mengenalkan kepada pengunjung tentang tanaman kopi dan juga jenis-jenisnya.

Setelahnya kamu akan diajak untuk melihat dan mencoba sendiri proses menyangrai kopi tradisional, yang tentunya akan membuatmu merasakan pengalaman baru yang mengasyikan.

Kemudian setelah melihat dan mempelajari tentang kopi dan proses pembuatannya, kamu juga bisa menikmati kopi ini di kedai yang ada di dekat kebun kopi.

Menikmati seduhan kopi dengan pemandangan kebun kopinya langsung, sebuah ketenangan dan kenikmatan yang bisa kamu dapatkan saat berkunjung di wisata kampung kopi Gembongsari ini.

Berkunjung ke Peternakan Kambing Etawa

Setelah puas dengan kopi, kamu kemudian akan diajak untuk berkunjung ke sentra peternakan kambing etawa.

Di sini kamu bisa melihat proses pemerasan susu kambing etawa secara langsung. Bahkan jika kamu berkehendak, kamu bisa mencoba untuk memerah susu langsung dari kambing etawa yang ada di peternakan ini.

Selain itu, kamu juga bisa langsung merasakan susu kambing etawa tersebut. Tentunya akan sangat mengasyikan bukan?

Jam Operasional Wisata Kopi Gembongsari

Untuk kamu yang ingin berkunjung ke wisata kopi Gembongsari dan menikmati kegiatan yang bisa dilakukan di sini, bisa mulai mengunjunginya pada pagi hingga sore hari.

Tapi, kamu juga bisa menginap di sini, karena di sini tersedia banyak penginapan dan juga fasilitas lain yang mendukung.

Kesimpulan

Wisata kampung kopi Gembongsari ini menyajikan keindahan dan keseruan sekaligus, untuk kamu yang ingin mengunjunginya, sebaiknya berkunjung saat pagi atau sore hari.

Selain karena pada waktu itu matahari tidak begitu jahat, kesegaran udara di pagi hari akan menjadi bonus saat kamu berkunjung ke sini di pagi hari.

Kamu juga akan lebih puas untuk berkeliling dan menikmati suasana dan keindahan di kampung kopi Gembongsari ini jika kamu berkunjung di pagi hari.

Selain itu, jika kamu ingin ikut merasakan masa panen kopi dan ikut memanen secara langsung, kamu harus datang saat musim panen kopi. Untuk pastinya kapan, sebelum berkunjung kamu bisa bertanya terlebih dahulu dengan pihak pengelola kampung kopi Gembongsari.

Nah, itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai informasi dan keseruan yang bisa kamu dapatkan jika berkunjung ke kampung kopi Gembongsari ini.

Jadi, kapan ke sini? Wisata kampung kopi Gembongsari sudah menunggu untuk kamu kunjungi.