Keraton Solo

Destinasi Solo Tiket Masuk Rp15,000 Adventure Level

Solo, kota budaya yang sarat akan sejarah dan tradisi, selalu menjadi magnet bagi para wisatawan. Di jantung kota ini, berdiri megah Keraton Solo, sebuah istana bersejarah yang menjadi saksi bisu kejayaan Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Menjelajahi Keraton Solo bukan hanya wisata sejarah biasa, melainkan sebuah perjalanan budaya yang akan membawa Anda menyelami kekayaan tradisi Jawa yang masih lestari hingga saat ini.

Memasuki gerbang Keraton Solo, bagaikan melangkah mundur ke masa lampau. Arsitektur Jawa yang menawan, dipadukan dengan detail ukiran yang rumit, menghadirkan suasana magis yang tak terlupakan. Di setiap sudut keraton, tersimpan cerita dan legenda yang menunggu untuk digali.

Bagi para pecinta budaya, Keraton ini adalah surga. Di sini, Anda dapat menyaksikan berbagai warisan budaya Jawa yang masih dilestarikan dengan baik. Dari koleksi benda pusaka yang tak ternilai harganya, hingga pertunjukan tari dan wayang yang memukau, semua dapat Anda temukan di sini.

 

Sejarah Keraton Solo

Keraton Solo, atau Keraton Surakarta Hadiningrat, merupakan istana resmi Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang terletak di Kota Surakarta. Didirikan pada tahun 1745 oleh Sri Susuhunan Pakubuwana II, keraton ini menjadi pengganti Keraton Kartasura yang hancur akibat Geger Pecinan. Pembangunan Keraton ini dirancang oleh Pangeran Mangkubumi, yang kemudian bertakhta sebagai Sultan Yogyakarta dengan gelar Sri Sultan Hamengkubuwana I. Kesamaan arsitektur terlihat jelas antara Keraton Solo dan Yogyakarta karena dirancang oleh arsitek yang sama.

Keraton Solo menjadi pusat pemerintahan Kasunanan Surakarta Hadiningrat selama berabad-abad. Selain sebagai pusat pemerintahan, keraton ini juga menjadi pusat kebudayaan dan agama Jawa. Keraton ini menjadi saksi bisu berbagai peristiwa penting dalam sejarah Jawa, termasuk Perjanjian Giyanti tahun 1755 yang membagi Mataram Islam menjadi dua kerajaan yaitu Yogyakarta dan Surakarta.

Saat ini, Keraton Solo masih menjadi tempat tinggal para keturunan raja-raja Surakarta. Selain itu, keraton ini juga menjadi salah satu objek wisata budaya yang populer di Jawa Tengah. Pengunjung dapat melihat berbagai peninggalan sejarah dan budaya Jawa yang disimpan di dalam keraton, seperti gamelan, wayang, dan berbagai benda pusaka.

 

Daya Tarik Keraton Solo

  • Situs Bersejarah: Keraton Solo merupakan saksi bisu perjalanan sejarah panjang Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Dibangun pada tahun 1745, keraton ini menyimpan berbagai peninggalan sejarah, seperti benda pusaka, gamelan kuno, dan naskah-naskah kuno. Pengunjung dapat merasakan atmosfer masa lampau dan mempelajari budaya Jawa yang kaya melalui peninggalan-peninggalan tersebut.
  • Kemegahan Bangunan Keraton: Arsitektur yang megah mencerminkan kejayaan Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Perpaduan arsitektur Jawa dan Eropa menghasilkan bangunan yang indah dan unik. Pengunjung dapat mengagumi keindahan berbagai bangunan di dalam kompleks keraton, seperti Siti Hinggil, Sasana Sewaka, dan Kori Kamandungan.
  • Pertunjukan Seni: Keraton Solo secara rutin mengadakan berbagai pertunjukan seni tradisional Jawa, seperti wayang kulit, gamelan, dan tari-tarian klasik. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan yang memukau dan mempelajari budaya Jawa yang kaya melalui seni. Pertunjukan-pertunjukan ini biasanya diadakan di Siti Hinggil atau Sasana Sewaka pada sore hari. Pengunjung dapat membeli tiket pertunjukan di loket yang tersedia di dalam kompleks keraton.

Lokasi Keraton Solo

Keraton Solo terletak di Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 1, Surakarta, Jawa Tengah. Lokasinya strategis dan mudah diakses dari berbagai penjuru kota. Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor, ataupun transportasi umum seperti bus Batik Solo Trans (BST) koridor 1 dan 2.

Kondisi jalan menuju Keraton Solo cukup baik, meskipun di beberapa titik terdapat kepadatan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk. Durasi perjalanan menuju Keraton Solo tergantung dari lokasi keberangkatan Anda. Dari pusat kota Solo, Anda dapat mencapai Keraton Solo dalam waktu 10-15 menit dengan kendaraan pribadi.

 

Harga Tiket MasukĀ 

Menapaki Keraton Solo bagaikan melangkah ke lorong waktu, menyelami warisan budaya leluhur yang tak ternilai. Keindahan arsitektur Jawa yang memesona memanjakan mata, membawa kita pada masa kejayaan kerajaan Mataram Islam. Kesempatan untuk menjelajahi bukan hanya bagian depan keraton, tapi juga menjelajah ke dalam merupakan sebuah pengalaman istimewa. Menyaksikan langsung kemegahan bangunan-bangunan bersejarah, peninggalan raja-raja terdahulu, membangkitkan rasa kagum dan takjub.

Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman ini, tiket masuk dapat diperoleh dengan mudah melalui paket wisata Solo. Harga tiket untuk wisatawan domestik hanya Rp 10.000, sedangkan wisatawan asing Rp 15.000. Bagi rombongan wisata, terdapat harga spesial Rp 8.000 per orang untuk minimal 40 orang. Anak-anak balita di bawah 3 tahun bahkan gratis.

Fasilitas di Keraton Solo

Keraton Solo, atau Keraton Surakarta Hadiningrat, merupakan destinasi wisata budaya yang wajib dikunjungi di Jawa Tengah. Berdiri megah, keraton ini bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga rumah bagi warisan budaya Jawa yang kaya dan memesona. Bagi Anda yang ingin menjelajahi Keraton Solo dan merasakan atmosfer budaya Jawa yang kental, berbagai fasilitas telah tersedia. Dengan berbagai fasilitas yang tersedia tersebut, Anda akan mendapatkan pengalaman wisata yang nyaman dan tak terlupakan.

Museum Keraton Surakarta Hadiningrat menyimpan koleksi benda pusaka keraton, seperti gamelan, wayang, batik, dan berbagai benda bersejarah lainnya. Di sini, Anda dapat mempelajari sejarah Keraton Solo dan kehidupan masyarakat Jawa di masa lampau. Keindahan arsitektur keraton dapat Anda saksikan di berbagai bangsalnya, seperti Bangsal Sasono Sewoko, Bangsal Semarakata, dan Bangsal Mangkunegaran. Masing-masing bangsal memiliki fungsi dan sejarahnya sendiri.

Taman dan halaman keraton yang luas dan asri pun tersedia di Keraton Solo dan menjadi tempat yang ideal untuk bersantai dan menikmati suasana tenang. Pertunjukan budaya seperti wayang kulit, tari tradisional, dan gamelan rutin diadakan di Keraton Solo. Anda dapat menyaksikan pertunjukan ini untuk merasakan kekayaan budaya Jawa yang masih lestari.

Keraton Solo juga menyediakan berbagai fasilitas lain untuk wisatawan, seperti toilet, tempat parkir, dan toko souvenir. Anda dapat membeli berbagai macam souvenir khas Keraton Solo untuk dibawa pulang sebagai kenangan. Adapun bagi pengunjung yang ingin mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam, Keraton Solo menyediakan layanan guide wisata. Guide wisata akan menemani Anda berkeliling keraton dan menjelaskan sejarah dan makna setiap bangunan dan benda pusaka.

 

Aktivitas di Keraton Solo

  • Menjelajahi Kemegahan Arsitektur Keraton

Menjelajahi Kemegahan Arsitektur Keraton merupakan salah satu aktivitas favorit para pengunjung di Keraton Solo. Pengunjung dapat memulai dengan memasuki Siti Hinggil, singgasana raja yang megah dan penuh simbolisme. Di sini, pengunjung dapat mengagumi detail ukiran kayu yang rumit dan indah, serta mempelajari sejarah dan makna di balik setiap ornamen.

Selanjutnya, pengunjung dapat menjelajahi berbagai ruangan di dalam keraton, seperti Keben, Sri Manganti, dan Sasana Sewaka. Setiap ruangan memiliki fungsi dan keunikan arsitekturnya sendiri, memberikan gambaran tentang kehidupan di dalam keraton pada masa lampau. Keindahan arsitektur Keraton Solo tidak hanya terletak pada bangunannya, tetapi juga pada taman-taman yang mengelilinginya. Taman Sriwedari dan Bale Kambang menawarkan suasana yang tenang dan asri, dengan berbagai jenis tanaman dan bunga yang menghiasi.

 

  • Mengagumi Koleksi Benda Pusaka

Di Kraton Solo, terdapat banyak koleksi benda pusaka yang menarik untuk ditelusuri. Koleksi ini terbagi menjadi beberapa kategori, seperti pusaka keraton, pusaka warisan keluarga, dan pusaka hadiah. Masing-masing memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, mencerminkan perjalanan panjang Kraton Solo dan para pemimpinnya.

Pengunjung dapat mengagumi keindahan dan keunikan benda-benda pusaka ini secara langsung. Beberapa pusaka yang terkenal di antaranya adalah Keris Kyai Pleret, Tombak Kyai Ageng Pengging, dan Gamelan Kyai Guntur Sari. Selain itu, terdapat pula berbagai macam perhiasan, pakaian adat, dan benda-benda keramat lainnya.

  • Menyaksikan Pertunjukan Seni Budaya

Menyaksikan pertunjukan seni budaya di Keraton Solo merupakan salah satu aktivitas menarik yang dapat dilakukan para pengunjung. Berbagai pertunjukan seni tradisional Jawa ditampilkan di keraton ini, seperti wayang kulit, gamelan, tari-tarian klasik, dan ketoprak. Pertunjukan ini biasanya diadakan di pendopo keraton atau di area Siti Hinggil.

Menyaksikan pertunjukan seni budaya di Keraton Solo merupakan pengalaman yang istimewa. Pengunjung dapat menikmati keindahan dan keunikan seni tradisional Jawa yang masih dilestarikan hingga saat ini. Selain itu, pengunjung juga dapat mempelajari sejarah dan budaya Jawa melalui pertunjukan ini. Pertunjukan ini biasanya diadakan pada hari-hari tertentu, seperti akhir pekan atau hari libur nasional.

  • Menikmati Kuliner Khas Solo

Menjelajahi Keraton Solo tak lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya yang kaya rasa. Beragam hidangan tradisional memanjakan lidah para pengunjung, membawa mereka dalam pengalaman budaya yang autentik. Menyantap hidangan lezat ini tak hanya memuaskan rasa lapar, tetapi juga memberikan wawasan tentang kekayaan budaya dan sejarah Solo.

Di area sekitar Keraton Solo, terdapat berbagai kedai dan warung makan yang menyajikan menu khas Solo. Dari Nasi Liwet yang gurih dan harum dimasak dengan santan dan rempah-rempah, Selat Solo dengan saus kacang yang lezat dan kaya rasa, hingga Serabi Notosuman yang manis dan legit terbuat dari tepung beras dan santan, semua tersedia untuk dinikmati. Setiap hidangan memiliki cerita dan sejarahnya sendiri, menambah nilai dan makna dalam setiap gigitan.

Jam Operasional

Bagi Anda yang ingin menjelajahi Keraton Solo dan merasakan atmosfer budaya Jawa yang kental, perhatikan jam operasionalnya. Keraton Solo buka dari Senin hingga Kamis, pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Pada hari Sabtu dan Minggu, jam operasionalnya lebih panjang, yaitu dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Perlu diingat bahwa Keraton Solo tutup pada hari Jumat untuk kegiatan bersih-bersih dan perawatan.

Sebelum berkunjung, sebaiknya Anda memeriksa kembali informasi jam operasional di website resmi Keraton Solo untuk memastikan tidak ada perubahan pada hari libur nasional atau acara-acara tertentu. Datanglah pagi hari untuk menghindari keramaian dan gunakan pakaian yang sopan dan nyaman. Bawalah kamera untuk mengabadikan momen-momen indah di Keraton Solo. Anda juga dapat menyewa pemandu wisata untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang Keraton Solo.

Paket Wisata di Solo

Kami Memiliki Paket Wisata Lainnya yang Menarik di Solo