Wisata Sungai Oya

Destinasi Yogyakarta Tiket Masuk Rp30.000 Adventure Level

River Tubing Oya merupakan aktivitas menyusuri Sungai Oya dengan menaiki ban karet. River Tubing ini berbeda dengan rafting, meski keduanya tampak sama, tapi sebenenarnya berbeda.

Karena rafting merupakan aktivitas penelusuran sungai yang biasanya dilakukan menggunakan perahu karet, sedangkan River Tubing menggunakan ban karet.

Saat sebelum mulai penelusuran, kamu akan di safety dengan jaket pelampung, kemudian setiap satu pengunjung akan diberikan satu ban karet.

Jadi, kamu akan mendapatkan jaket pelampung dan ban mu sendiri, saat menyusuri Sungai Oya di River Tubing ini.

Untuk kamu yang tidak bisa berenang, tidak perlu khawatir, karena kamu tetap bisa mengikuti River Tubing ini. Kamu cukup duduk manis di atas ban karet, dan pemandu akan menarikmu menelusuri Sungai Oya yang berarus kecil.

Di sepanjang aliran sungai Oya, kamu akan disuguhi pemandangan alam khas pedesaan. Kamu juga akan melihat lorong-lorong sungai, yang merupakan khas dari sungai yang berada di batuan karst, dijamin menambah keseruan penelusuran ini.

Di bagian lain Sungai Oya ini, kamu juga bisa menemukan air terjun yang eksotis bernama Air Terjun Pengantin. Kamu bisa sejenak berhenti dan mandi di bawah air terjun ini, karena airnya sangat segar.

Kesegaran air dan keindahan pemandangan yang disuguhkan sepanjang penelusuran di Sungai Oya, akan membuatmu lupa waktu, bahwa sudah 1,5 jam berlalu.

 

Sejarah River Tubing Sungai Oya

River Tubbing Kali Oyo merupakan salah satu pilihan paket wisata Goa Pindul Gunungkidul.

Paket wisata river tubbing ini diselenggarakan pengelola Goa Pindul, ketika mengetahui potensi aliran Sungai Oyo di sekitar Bejiharjo.

Daya tarik yang ditawarkan dalam river tubbing ini adalah pemandangan sungai yang memiliki bebatuan unik dan terdapat air terjun pada salah satu tebingnya.

Kawasan Sungai Oyo yang melintas desa Bejiharjo, merupakan kawasan sungai Oyo yang pertama kali dikembangkan sebagai wisata tubbing, atau mini rafting di sepanjang aliran sungai.

Hulu Sungai Oyo dikelilingi oleh tebing sungai yang memiliki ketinggian sekitar 10 meter, yang dibeberapa bagian tebing muncul gemericik air.

 

Lokasi River Tubing Sungai Oya

Lokasi River Tubing ini berada di Sungai Oya yang masih satu kompleks dengan Goa Pindul, yang beralamat di Dususn Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Untuk menuju ke lokasi river tubing ini, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi yakni dengan rute sebagai berikut:

Dari Yogyakarta menuju arah Wonosari melewati Piyungan, ikuti jalan tersebut menuju arah kota Wonosari.

Sesampainya di Bunderan Siyono belok kanan hingga ringroad Wonosari, setelah menemui perempatan Ringroad Bejiharjo ikuti petunjuk arah yang ada.

Jika menggunakan angkutan umum dari Yogyakarta, kamu bisa menggunakan bus jurusan Jogja Wonosari, turun di terminal Wonosari atau Perempatan Grogol.

Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan Ojek atau Angkutan umum ke arah Dusun Bejiharjo.

 

Harga Paket River Tubing Sungai Oya

Paket River Tubing di Sungai Oya ini adalah RP 45.000/orang, dengan minimal peserta 2 orang. Paket ini akan mengantarkan kamu, untuk merasakan pengalaman menyusuri Sungai Oya, selama 1,5 jam yang tidak terlupakan.

Dengan harga yang cukup murah, biaya tersebut sudah termasuk dengan jasa pemandu, perlengkapan untuk melakukan kegiatan river tubing, transportansi, hingga asuransi.

Fasilitas saat River Tubing di Sungai Oya

 

Fasilitas yang akan kamu dapatkan untuk setiap pembelian tiket adalah Pemandu, Pemlampung Body Rafting, Ban Tubing, Sepatu Tahan Air, Wedang Pindul, Transportasi pengantar dan penjemput ke lokasi river tubing, serta Asuransi.

Kamu juga akan mendapatkan arahan dari pemandu dulu sebelum mulai melakukan river tubing di Sungai Oya ini.

Selain itu, dilokasi ini terdapat homestay berupa rumah bambu khas penduduk setempat dengan harga antara Rp. 25.000,- s/d Rp. 35.000,-

Namun jika kamu akan menikmati kawasan di Malioboro pada malam hari, bisa menginap di Malioboro Inn Hotel atau Hotel Mutiara dan paginya bisa melanjutkan ke lokasi wisata yang lain diantaranya wisata kawasan Keraton

 

Aktivitas yang dilakukan saat River Tubing di Sungai Oya

 

Menjelajahi Sungai Oya

Paket Wisata Mini Rafting Kali Oyo atau River Tubing merupakan paket wisata pilihan lain yang ditawarkan oleh Desa Wisata Bejiharjo.

Di mana kamu akan menelusuri hulu Sungai Oyo dengan menggunakan ban karet.

Sama seperti sebelumnya di Goa Pindul, kamu datang ke sekretariat Desa Wisata Bejiharjo untuk mendaftar paket wisata Mini Rafting Sungai Oyo atau River Tubing Sungai Oya.

Setelah berganti pakaian dan menitipkan barang bawaan di sekretariat, kamu akan langsung dipandu oleh salah seorang pengelola, atau pemandu untuk mengambil peralatan.

Kamu diwajibkan menggunakan perlengkapan seperti sepatu, jaket pelampung, dan helm yang disediakan oleh sekretariat untuk wisatawan.

Tidak seperti Goa Pindul, lokasi start River Tubing Sungai Oya ini cukup jauh bila ditempuh dengan berjalan kaki. Jadi, kamu akan diangkut dengan menggunakan mobil bak terbuka menuju ke lokasi start mini rafting.

Kamu akan didampingi dua orang pemandu, yang juga bersedia mendokumentasikan perjalanan wisata mu, ketika melakukan rafting nanti.

Tiba di starting point, pemandu satu akan terlebih dahulu menceburkan diri untuk memantau arus air sungai, lalu dilanjutkan kamu dan rombongan, turun satu per satu menaiki ban yang telah kamu bawa dari base camp, lalu disusullah pemandu dua yang bertugas untuk menjaga dan mengarahkan kamu.

Baru sebentar merasakan jeram-jeram dan aliran sungai, kamu harus berhenti dan naik sejenak, lalu berjalan menyusuri sungai karena ada satu jeram yang cukup berbahaya untuk ukuran river tubing.

Jalan-jalan di pinggir sungai memang agak licin dan cukup banyak tanaman duri, jadi kami harus berhati-hati ketika menyusuri pinggir sungai ini.

Selesai melewati jeram yang cukup berbahaya tersebut, kami harus menyeberangi sisi sungai untuk dapat melanjutkan river tubing. Harus ekstra hati-hati karena kontur sungai terdiri dari batuan kapur yang cukup licin karena keberadaan lumut-lumut yang tumbuh.

Setelah berhasil menyeberangi sungai, dimulailah kembali petualangan menyusuri Sungai Oyo dengan ban ini.

Sepanjang perjalanan memang masih nampak pemandangan yang cukup asri, dengan nuansa khas pedesaan. Sungai Oyo pun masih cukup bersih walau memang airnya berwarna cokelat.

Kedalaman Sungai Oyo ini bermacam-macam, mulai dari yang dangkal, kedalaman 2 meter, hingga kedalaman 8 meter, itu kalau sungai sedang tidak banjir.

Aliran Sungai Oyo ini konon sampai dengan daerah Imogiri Bantul. Sepanjang perjalanan pemandu biasanya tidak henti-hentinya mengeluarkan banyolannya atau lelucon, yang akan membuat kamu tertawa sepanjang perjalanan menusuri Sungai Oyo ini.

Menikmati segarnya air terjun di tengah perjalanan river tubing

Tidak hanya jeram-jeram yang ditawarkan di Sungai Oyo ini, di tengah-tengah perjalanan, kamu dapat melihat kontur khas batuan kapur di sisi pinggir sungai yang indah, dan juga yang menjadi atraksi pada paket river tubingĀ  ini adalah adanya aliran air terjun yang alirannya menuju sungai.

Pengunjung berhenti sejenak untuk menikmati keindahan air terjun ini sambil menikmati arus air terjun tersebut. Bagi kamu yang masih ingin menantang adrenalin lagi, monggo silahkan untuk melompat dari ketinggian 15 meter, lokasi untuk melompat tak jauh dari air terjun ini.

Puas menikmati air terjun, perjalanan dilanjutkan menyusuri aliran Sungai Oyo, kali ini arus air mulai tenang dan jarang terdapat jeram-jeram.

Di sini kamu akan merasakan rileks dan menikmati naik di atas ban menyusuri sungai. Kamu juga bisa melihat beberapa aktivitas warga sekitar, yang sedang memancing dan menambang pasir.

Setelah 1,5 jam penjelajahan, petualangan kamu harus berakhir, kamu akan naik dari atas sungai, untuk menunggu mobil pick up yang akan menjemputmu kembali ke base camp.

Jam Operasional River Tubing Sungai Oya

Jam operasional river tubing Sungai Oya pun juga sama dengan wisata Goa Pindul, yaitu pukul 06.30 WIB dan tutup pada pukul 17.00 WIB.

Waktu yang paling ideal mengunjungi destinasi ini adalah di siang hari. Pastikan kamu datang tidak terlalu sore ya.

 

Kesimpulan

Berkunjunglah di musim kemarau, karena dimusim hujan arus deras dan kadang terjadi banjir di dalam goa, sehingga kamu harus menunggu kondisi sungai bawah tanah kembali surut.

Selain itu air di musim penghujan terlihat cokelat karena erosi tanah, berbeda dengan musim kemarau yang airnya tenang dan berwarna hijau khas lumut yang hidup di dasar sungai.

Simpanlah barang-barang anda di lemari sekretariat yang telah disediakan sambil melapor ke petugas jaga barang peserta cave tubbing goa pindul.

Pemandu bersedia mendokumentasikan kegiatan cave tubbing goa pindul dengan menggunakan kamera/handycam peserta. Silakan hubungi panitai sebelum memulai cave tubbing

Bagaimana, sudah siap berpetualang seru, di River Tubing bersama Labiru?