Bangunan Tua di Kota Medan– Medan kota yang sempat di kuasai oleh Kolonial Belanda selama 78 tahun ini tentunya memiliki sejarah yang Panjang, selain itu tentunya medan memiliki bangunan-bangunan tua sisa-sisa peperangan, ada banyak sekali bangunan tua di kota medan ini,

Banyak berbagai macam tempat yang pernah di gunakan dalam masa peperangan, dan kini sudah berubah menjadi bangunan tua yang memiliki aset sejarah, di era modrn ini bangunan tua di kota medan, di manfaatkan sebagai tempat wisata sejarah.

Ada setidaknya lebih dari lima bangunan tua di kota medan yang menyimpan banyak pengetahuan sejarah, berikut saya bagikan 5 bangunan tua di kota medan, yang memiliki sejarah yang penting:

Gedung London Sumatera

Berdiri Kokoh Gedung LonSum (London Sumatera)

Gedung LonSum kependekan dari London Sumatera ini merupakan Gedung peninggalan zaman colonial belanda, yang masih kokoh berdiri hingga saat ini, pada masa dulu Gedung ini di gunakan sebagai kantor perusahaan perkebunan, perusahaan ini di miliki oleh dua orang yaitu Harrisons & Crossfield Plc

Bangunan ini di dirikan pada tahun1906, di era modern bangunan tua ini di Kelola oleh BWS (Badan Warisan Sumatera). bangunan ini terletak di Jl. Jend. Ahmad Yani No.2, Kesawan, Kec. Medan Bar., Kota Medan, Sumatera Utara,

Istana Maimun

Halaman di depan Istana Maimun

Istana yang di bangun pada zaman kerajaan kasultanan Deli tanggal 26 Agustus 1888, dan selesai pada 18 Mei 1891, bangunan yang memiliki keunikan bentuknya yang menyerupai banguna di timur tengah, india, melayu, italia dan spanyol, ada semua gaya bangunan itu di satu tempat ISTANA MAIMUN.

Istana ini kini menjadi sebuah museum yang di Kelola BWS, Alamat lengkap istana ini berada di Jl. Brigjend Katamso No.66, A U R, Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara.

Bank Indonesia Medan

Tampilan Luar Bank Indonesia Medan

Bank ini merupakan bangunan tua peninggalan belanda pada masa colonial belanda, bangunan ini di dirikan pada tahun 1906 yang di arsitek oleh orang belanda yang tinggal di Batavia kala itu, Gedung ini di bangun dengan sangat cepat cukup 1 tahun bangunan ini sudah jadi, dan siap beroprasional pimpinan oprasional bang ini di pimpin oleh L.Vonhemert.

Gedung yang beralamat di jalan Balai Kota no, 4 medan. Bangunan ini berdiri kokoh hingga tahun 2000, dan mengalami perbaikan pada tahun 1956, namun ada beberapa aksesori bengunan ini yang hilang entah kemana.

Mansion Tjong A Fie

Suasana di dalam bangunan Tjong A Fie

Bangunan kali ini tidak ada hubungannya dengan belaanda melainkan dengan orang tionghoa , yang menetap di medan sumatera ini, orang itu bernama Tjong A Fie seorang soudagar yang Namanya sudah terkemuka dan banyak berjasa untuk kota medan ini, setelah Tjoa A Fie meninggal bangunan ini tidak ada yang menghuni,

Hingga ahirnya bangunan peninggalan Tjong A Fie di gunakan sebagai sebuah museum bersejarah yang bisa kamu kunjungi, museum ini di Kelola oleh keluarga atau keturunan Tjong A Fie sendiri.

Kuil Sri Mariamman

Didalam Kuil Sri Marimman

Kuil yang di bangun untuk persembahan dewa kali, atau dewa penyelamat yang di sembah oleh umat beragama hindu, bangunan ini di bangun pada tahun 1881 sampai selesai pada tahun 1884, butuh 3 tahun untuk membangun Kuil Sri Maharani.

Kuil atau tempat beribadah umat hindu ini terletak di Jl. Teuku Umar No.18, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara. Bangunan tua di kota medan terahir ini sekarang di jadikan tempat wisata sejarah yang penting bagi umat hindu.

Artikel Lain

Tinggalkan Komentar Anda