Paket Tour Banyuwangi – Banyuwangi tidak hanya menawarkan keindahan pantai, gunung, dan air terjun. Di tengah kekayaan alam tersebut, Banyuwangi juga menyimpan kekayaan budaya yang menarik untuk dijelajahi. Salah satunya bisa Anda temukan di Desa Wisata Adat Osing Kemiren, sebuah desa yang menjadi tempat tinggal masyarakat Osing dan masih mempertahankan berbagai tradisi leluhur hingga sekarang. Berkunjung ke desa ini memberikan pengalaman berbeda karena wisatawan bisa berinteraksi langsung dengan budaya masyarakat setempat.
Desa Kemiren menawarkan berbagai aktivitas yang tidak sekadar mengajak wisatawan melihat tradisi, tetapi juga ikut merasakan pengalaman hidup masyarakat Osing. Anda bisa belajar membuat batik, mengolah kopi secara tradisional, mencicipi kuliner khas, melihat rumah adat, hingga menikmati kesenian tradisional. Jika Anda ingin mengenal Banyuwangi dari sisi budaya yang lebih dekat dan autentik, berikut lima kegiatan menarik yang bisa Anda coba saat berkunjung ke Desa Wisata Adat Osing Kemiren.
Belajar Membuat Batik Khas Banyuwangi

Credit: Travel Kompas
Batik menjadi salah satu kerajinan yang menarik untuk dipelajari ketika Anda berkunjung ke Kemiren. Anda dapat mengikuti kegiatan membatik di pusat kerajinan atau tempat kreatif lokal yang menyediakan pengalaman bagi wisatawan. Dalam kegiatan tersebut, Anda bisa mengenal proses pembuatan batik secara lebih dekat, mulai dari membuat pola hingga menggunakan canting untuk menorehkan malam pada kain. Pengalaman ini cocok bagi Anda yang ingin mencoba aktivitas wisata yang lebih interaktif.
Salah satu motif yang bisa Anda kenali adalah Gajah Oling, motif khas Banyuwangi yang memiliki bentuk dan filosofi tersendiri. Selain belajar mencanting, Anda juga dapat mengenal proses pewarnaan kain dan berbagai teknik yang digunakan perajin. Aktivitas ini tidak hanya menghasilkan pengalaman baru, tetapi juga membantu Anda memahami bagaimana masyarakat lokal menjaga warisan kerajinan dari generasi ke generasi. Jangan lupa mengabadikan proses membatik sebagai kenang-kenangan dari perjalanan Anda di Kemiren.
Baca Juga: 7 Aktivitas Banyuwangi untuk Rombongan Pecinta Alam
Praktik Menyangrai Kopi Tradisional

Credit: Liputan 6
Bagi pencinta kopi, Kemiren menawarkan pengalaman yang tidak kalah menarik. Masyarakat Osing memiliki budaya ngopi yang kuat sehingga kopi menjadi bagian yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Anda dapat mencoba proses pengolahan kopi secara tradisional dengan menyangrai biji kopi secara manual menggunakan tungku tanah liat dan kayu bakar. Cara tersebut memberikan pengalaman berbeda dibandingkan proses pengolahan kopi modern yang biasa Anda temui.
Setelah menyangrai biji kopi, Anda bisa menumbuknya hingga menjadi bubuk dan kemudian menyeduhnya menjadi secangkir kopi. Proses tersebut membuat Anda dapat merasakan perjalanan kopi sejak masih berupa biji hingga siap diminum. Aroma kopi yang keluar selama proses sangrai juga menambah keseruan aktivitas. Sambil menikmati kopi, Anda dapat berbincang dengan warga dan mengenal lebih dekat kebiasaan masyarakat Osing dalam menikmati minuman favorit mereka.
Menyantap Kuliner Autentik Pecel Pitik

Credit: Sinaran
Perjalanan ke Kemiren terasa kurang lengkap tanpa mencicipi Pecel Pitik, salah satu kuliner tradisional yang lekat dengan masyarakat Osing. Berbeda dengan pecel pada umumnya, Pecel Pitik menggunakan ayam kampung sebagai bahan utama. Masyarakat mengolah ayam dengan cara membakar atau memanggangnya terlebih dahulu, kemudian menyuwir dagingnya menjadi bagian-bagian kecil sebelum mencampurkannya dengan bumbu khas.
Bumbu Pecel Pitik menghadirkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan kaya rempah. Masyarakat biasanya menggunakan parutan kelapa muda serta berbagai bumbu untuk menciptakan cita rasa yang khas. Selain menikmati rasanya, Anda juga dapat mengenal nilai budaya yang melekat pada makanan tersebut. Pecel Pitik tidak hanya berfungsi sebagai makanan sehari-hari, tetapi juga hadir dalam berbagai kegiatan dan tradisi masyarakat Osing. Karena itu, menyantap Pecel Pitik dapat menjadi salah satu cara untuk mengenal budaya Kemiren melalui kulinernya.
Baca Juga: 6 Wisata di Banyuwangi yang Cocok untuk Trip 3 Hari 2 Malam
Menjelajahi Arsitektur Rumah Adat Omah Osing

Credit: Traveloka
Selain kuliner dan kerajinan, Kemiren juga menarik untuk dijelajahi karena memiliki rumah tradisional yang mencerminkan identitas masyarakat Osing. Anda dapat berjalan kaki menyusuri kawasan desa sambil mengamati rumah-rumah kayu yang masih mempertahankan bentuk tradisional. Rumah tersebut memiliki karakter arsitektur yang unik dan memberikan gambaran tentang bagaimana masyarakat Osing membangun tempat tinggal sesuai dengan kebutuhan serta kondisi lingkungan mereka.
Salah satu hal menarik dari Omah Osing terletak pada bentuk atapnya. Masyarakat mengenal beberapa jenis atap, seperti tikel balung, baresan, dan cocogan. Setiap bentuk memiliki karakteristik tersendiri dan menjadi bagian dari identitas arsitektur rumah Osing. Saat menjelajah, Anda tidak hanya melihat bangunan dari luar, tetapi juga dapat mempelajari cerita dan filosofi yang menyertainya. Aktivitas ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana desa sambil mengenal sejarah serta kehidupan masyarakat lokal.
Menyaksikan Musik Tradisional Gedhogan

Credit: Antara News
Kemiren juga memiliki kesenian tradisional yang menarik untuk Anda saksikan, salah satunya Gedhogan. Pertunjukan ini memanfaatkan lesung dan alu kayu sebagai alat untuk menghasilkan bunyi ritmis. Para perempuan di desa memainkan alat tersebut dengan pola pukulan tertentu sehingga menciptakan irama yang khas. Suara pukulan lesung yang bersahut-sahutan memberikan suasana berbeda dan memperlihatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan kesenian dari aktivitas sehari-hari.
Gedhogan juga berkaitan dengan kehidupan agraris masyarakat dan tradisi ungkapan syukur atas hasil panen. Jika ingin menyaksikan pertunjukan ini, Anda dapat mencari informasi mengenai jadwal pertunjukan atau memesan paket wisata yang menyediakan pengalaman budaya tersebut. Menonton Gedhogan secara langsung memberikan kesempatan bagi Anda untuk melihat bagaimana masyarakat Kemiren mempertahankan kesenian tradisional di tengah perkembangan zaman. Pengalaman tersebut tentu terasa lebih berkesan ketika Anda menyaksikannya bersama warga setempat.
Baca juga: Paket Wisata Keluarga Banyuwangi 3 Hari 2 Malam
Desa Wisata Adat Osing Kemiren menawarkan pengalaman wisata budaya yang lengkap bagi wisatawan yang ingin mengenal Banyuwangi lebih dekat. Anda bisa belajar membuat batik, mencoba menyangrai kopi secara tradisional, mencicipi Pecel Pitik, menjelajahi Omah Osing, hingga menyaksikan pertunjukan Gedhogan. Setiap aktivitas menghadirkan cerita dan pengalaman berbeda yang memperlihatkan kekayaan budaya masyarakat Osing.
Jika Anda ingin memasukkan Kemiren ke dalam perjalanan wisata Banyuwangi, Labiru Tour siap membantu Anda merencanakan perjalanan yang nyaman dan berkesan. Yuk, kenali budaya Osing sekaligus jelajahi berbagai destinasi menarik di Banyuwangi bersama Labiru Tour!