Aktivitas Wisata Borobudur – Kawasan ini merupakan salah satu tujuan utama para wisatawan ketika berkunjung ke Yogyakarta.  Situs warisan dunia UNESCO ini terletak di sebelah barat Laut Yogyakarta, lebih tepatnya masuk wilayah Magelang. 

Namun, karena letaknya yang dekat dan berbatasan langsung dengan Yogyakarta, para wisatawan yang ke Borobudur biasanya tidak akan melewatkan kesempatan untuk sekalian menikmati wisata di kota pelajar ini. 

Tak jarang yang menyangka bahwa kawasan Borobudur berada di Yogyakarta. Bahkan, hampir semua paket wisata untuk wisatawan akan menggabungkan destinasi Borobudur dengan destinasi lain di Jogja jika durasi paket wisata cukup panjang. 

Lalu, apa saja aktivitas wisata yang bisa kamu lakukan jika berkunjung ke kawasan Borobudur?

 

Credit: DetikFinance

Ekplorasi Kompleks Candi Borobudur

Tentu hal pertama yang harus kamu lakukan di kawasan ini adalah mengunjungi Candi Borobudur itu sendiri yang menjadi ikon utama destinasi ini. Tidak hanya kemegahan situs budaya Budha terbesar di dunia ini saja yang menarik minat wisatawan, panorama matahari terbitnya pun menjadi salah satu yang terbaik. 

Bahkan, banyak resort dan hotel yang menawarkan paket sunrise untuk sekedar menikmati matahari terbit dari ufuk timur berpadu panorama gunung dan kemegahan candi. Candi Borobudur dibangun sekitar abad ke 8 pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra yang juga merupakan peninggalan buddha terbesar di dunia. 

Keunikan candi ini terletak pada arsitektur kuno yang megah dan unik menampilkan lebih dari 2.672 relief berukir yang sangat detail, serta memiliki stupa besar dan kecil yang melindungi lebih dari 504 patung Buddha di dalamnya. 

 

Credit: Wikipedia

Mengunjungi Museum 

Kamu dapat mengunjungi Museum Borobudur, Museum Kapal Samudraraksa, dan Museum MURI yang buka pada pukul 5 sore. Ketiga lokasi ini berada di lokasi yang berdekatan sehingga dalam beberapa jam saja kamu sudah bisa mengekplorasi semua museum di kawasan.

Museum Borobudur menyimpan koleksi artefak arkeologi dan beberapa bagian reruntuhan dan Patung Buddha raksasa yang belum rampung. Tak jauh dari Museum Borobudur, kamu juga bisa mampir ke Museum Kapal Samudraraksa yang konon sudah berlayar dari samudra dari Afrika ke Nusantara.  Ada juga Museum MURI yang menyimpan berbagai koleksi galeri dan karya seni Borobudur dengan nilai seni tinggi. 

 

Credit: HeyFoodNesia

Berburu Kuliner Lokal

Rekomendasi kuliner lokal khas Borobudur yang patut kamu coba adalah hidangan lele atau biasa disebut masyarakat lokal dengan “Mangut Beong” atau Lele Ekor Merah.  Lele ini adalah ikan lokal yang dapat ditemukan di Sungai Progo. 

Ikan memiliki ciri umum sama seperti lele pada umumnya, hanya saja berukuran lebih besar dan memiliki tekstur daging yang lebih lembut. Buat kamu pecinta olahan lele, jangan lewatkan hidangan khas Borobudur ini. 

Hidangan ini memiliki cita rasa pedas yang olah dengan santan, kaldu kunyit, dan campuran cabai merah pedas. Cocok sekali untuk para pecinta makanan pedas. Makanan ini juga merupakan salah satu makanan favorit wisatawan yang berkunjung ke Borobudur. 

 

Credit: Museum Nusantara

Explorasi Candi Lain di Borobudur

Selain Candi Borobudur, terdapat beberapa candi lain yang dapat kamu kunjungi juga, seperti Candi Mendut, Candi Pawon, dan Candi Ngawen. Ketiga candi tersebut berlokasi tidak jauh dari Candi Borobudur karena bisa dibilang masih dalam lokasi kawasan KSPN Borobudur juga.

Peninggalan Buddha tersebut dibangun pada era yang sama dengan Candi Borobudur, yaitu Era Syailendra. Meskipun tidak sebesar dan semegah Candi Borobudur, candi ini memiliki keunikan dan nilainya tersendiri. 

Candi Ngawen terletak di antara Candi Pawon dan Candi Borobudur yang juga merupakan tempat penyimpanan senjata Raja Indra yang disebut Vajranala. Sayang sekali jika kamu lewatkan.

 

Credit: Flickr

Membawa Oleh-Oleh Souvenir Lokal

Tidak lengkap rasanya jika liburan tidak membawa oleh-oleh berupa cinderamata lokal. Borobudur pun memiliki banyak pilihan cinderamata unik dan menarik yang dapat kamu jadikan sebagai oleh-oleh. 

Kamu bisa memilih replika Candi Borobudur dalam berbagai bentuk dan bahan. Biasanya menggunakan bambu, aklirik, fiberglass, kayu, bahkan kamu bisa mendapatkan miniatur berbahan perak di sentra kerajinan perak Kotagede, Yogyakarta. 

Ada juga dalam bentuk aksesoris, gantungan kunci, kerajinan kayu, pakaian batik, gerabah atau kerajinan tanah liat yang biasanya berbentuk peralatan rumah tangga dan masih lain sebagainya. 

 

Credit: VenueMagz

Explore Desa Wisata Borobudur

Desa wisata paling populer di kawasan Borobudur adalah Desa Wanurejo yang menyediakan tempat menginap di sembilan dusun, yaitu Dusun Baprepan, Bajen, Brojolan, Ngentak, Jowahan, Soropan, Tingal Kulon, Tingak Wetan dan Gedongan. 

Ada banyak cara untuk mengekspolari kawasan Borobudur. Terdapat banyak desa wisata dengan udara segar, pemandangan yang menakjubkan khas desa, dan sentra berbagai kerajinan khas Borobudur. 

Kamu bisa berkeliling desa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor. Namun, pengalaman berbeda jika kamu berkeliling menggunakan lokal yang akan membuat liburamu lebih menyenangkan dan lebih terasa seperti liburan. 

Wisatawan yang berkunjung ke Borobudur biasanya berkeliling desa dengan menyewa sepeda ontel, skuter listrik, menaiki andong atau delman, menggunakan gerobak sapi, atau berkeliling menggunakan mobil VW warna-warni yang instagramble. 

 

Credit: Liputan6

Wisata Populer Sekitar Borobudur

Kawasan Borobudur merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, daya tarik utamanya memang kawasan candi. Namun, ada banyak objek wisata populer lain di sekitarnya yang sayang untuk kamu lewatkan.

Sebut saja Puthuk Setumbu, sebuah bukit dengan gardu pandang yang menawarkan pemandangan alam Magelang dari ketinggian. Ada juga Gereja Ayam yang memiliki keunikan bentuk bangunan seperi ayam yang sebenarnya adalah burung Merpati serta fungsi bangunan yang memiliki tempat peribadatan yang unik serta cafe di lantai teratas dengan pemandangan spektakuler dari ketinggian. 

Objek wisata paling baru yang banyak diburu para selebriti dan selebgram, apalagi kalau bukan Svargabumi. Menawarkan berbagai spot foto modern bernuansa alam di tengah hamparan persawahan hijau yang sangat indah.

 

Credit: Kompasiana

Menyaksikan Pertunjukan Gamelan dan Tari Tradisional

Desa lain yang bisa kamu jelajahi selain beberapa desa wisata populer yang sudah disebutkan di atas, kamu juga bisa mengunjungi Desa Tanjungsari, Desa Giritengah, Desa Majaksingi, dan Desa Candirejo. 

KSPN Borobudur memiliki banyak desa wisata dengan keunikan budaya dan tradisinya masing-masing. Kamu juga dapat mencari informasi mengenai pertunjukkan kesenian berupa tari tradisional atau musik tradisional Jawa, Gamelan. 

Terdapat banyak desa yang biasanya mengadakan pertunjukkkan ini. Kamu bisa mencari informasi di internet, bertanya langsung oleh petugas di sekitar kawasan, bertanya kepada warga lokal. Pilihan lainnya adalah membuat rencana perjalanan bersama LABIRU TOUR. Kamu bisa memilih aktivitas wisata Borobudur yang sesuai dengan kebutuhan dan liburan impianmu bersama keluarga.

 

Baca Juga:
Rekomendasi Resort & Hotel View Borobudur Fasilitas Terbaik
Tips Hemat Liburan di Jogja Tanpa Bikin Dompet Kosong

Artikel Lain

Tinggalkan Komentar Anda