Jalan Braga Bandung – Paris Van Java sebutan kota Bandung sejak lama. Tapi tahu tidak sebutan itu berasal dari mana? Jalan Braga Bandung merupakan jalan utama di Kota Bandung yang sudah dikenal sejak jaman pemerintahan Hindia Belanda, yang hingga saat ini masih dipertahankan dan pernah dikenal dengan Paris Van Java.

Jalan ini menjadi pusat keramaian dan bisnis utama di Kota Bandung yang dijadikan sebagai jalanan protokoler, sebagai terusan utama dari arah Gedung Konferensi Asia Afrika.

 

Sejarah Jalan Braga Bandung dari Zaman Penjajah

Awal mulanya Jalan Braga Bandung adalah sebuah jalan kecil di depan pemukiman yang cukup sunyi, dan cukup rawan hingga disebut Jalan Culik. Pada tahun 1900-an jalan ini juga dikenal sebagai Jalan Pedati (Pedatiweg). Kata Braga sendiri merupakan bahasa Sunda Ngabaraga yang berarti bergaya.

Jalan Braga Bandung ini mulai menjadi ramai saat banyak usahawan-usahawan. Terutama usahawan berkebangsaan Belanda yang mendirikan toko-toko, bar dan tempat hiburan di kawasan ini.

Jalan Braga Bandung Tempo Dulu

Tempatnya Orang Elit Belanda

Braga semakin melegenda dengan berdirinya toko-toko di kawasan itu. Toko tersebut kebanyakan menjual barang-barang berkelas dan elit. Ditambah lagi dengan keberadaan butik yang megah ala Paris, Perancis yang saat itu merupakan kiblat model pakaian dunia.

Gedung Societeit Concordia yang digunakan untuk pertemuan para warga Bandung khususnya kalangan tuan-tuan hartawan. Belum lagi adanya Hotel Savovy Homann, gedung perkantoran dan juga beberapa gedung megah lainnya di beberapa blok di sekitar Jalan Braga Bandung ini.

Semakin membuat meningkatnya keramaian di jalan ini.

Sisi Lain Jalan Braga

Tapi, dibalik semua sisi baiknya, terdapat sisi buruknya yaitu semenjak adanya tempat-tempat hiburan malam. Jalan ini menjadi sangat terkenal di kalangan turis. Bahkan dari inilah, kota Bandung di kenal sebagai kota kembang. Dan semenjak itu, warga Bandung membuat selembaran pengumuman yang berbunyi,

“Para Tuan-tuan Turis sebaiknya tidak mengunjungi Bandung apabila tidak membawa istri atau meninggalkan istri di rumah”.

 

Braga City Walk, Bentuk Jalan Braga Bandung Masa Kini

Terlepas dari sisi buruknya di Jalan Braga ini seain berwisata sejarah. Kamu juga akan disambut dengan beberapa sajian kuliner. Banyak café dan restoran, hingga pusat perbelanjaan yang bisa kamu jadikan pilihan jajan kulineran saat berwisata di kota ini.

Braga City Walk Bandung

Braga City Walk atau yang biasa disebut dengan One Stop Holiday saat ini merupakan citra dari Jalan Braga Bandung. Sebuah kawasan yang memiliki konsep gabungan dari beberapa pusat keramaian ini dilengkapi dengan Cinema XXI, Food Court, hingga Bandung Hotel. Di sekitar Braga City Walk sendiri kamu bisa menemukan banyak terdapat bangunan kuno. Dan kerap dijadikan sebagai background untuk berfoto oleh wisatawan dan pengunjung.

Kawasan di Jalan Braga ini menjadi tempat favorit pengunjung dan kamu akan menemukan keramaian yang super saat akhir pekan atau liburan anak sekolah datang. Kamu akan menemukan muda-mudi Bandung yang berlalu lalang di sekitar kawasan ini. Mereka sangat menikmati suasana di Braga City Walk ini. Saat kamu berkunjung di sini bisa dipastikan akan ikut larut dalam suasana yang ramai tapi tetap santai.

Jalan Braga Bandung

Hal Menarik di Jalan Braga

Ada hal menarik yang bisa juga kamu temui di sini, yaitu rutin diadakannya event Braga Culinary Night di kawasan Jalan Braga ini, dan menjadikan kawasan ini salah satu pusat hiburan malam di Bandung. Tidak berhenti sampai situ saja, di sekitar Jalan Braga Bandung ini, kamu bisa juga mengunjungi lokasi wisata yang tak kalah menariknya.

Bahkan kamu bisa mencapainya hanya dengan jalan kaki saja, sambil menikmati suasana kota Bandung ini. Tempat-tempat menarik yang bisa kamu kunjungi adalah Gedung Merdeka Bandung, Alun-alun kota Bandung, Masjid Agung Bandung, dan masih banyak tempat asyik lainnya.

 

Jadi bagaimana, liburan ke Bandung kali ini mau kemana? Sepertinya Jalan Braga dengan Braga City Walknya bisa menjadi pilihan berikutnya. Selamat menikmati liburan akhir pekan.

Artikel Lain

Tinggalkan Komentar Anda