Tour Bromo – Salah satu tujuan utama para wisatawan lokal dan mancanegara yang terletak di Malang. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas di Indonesia. Tidak heran jika minat pengunjung sangat tinggi ke area wisata ini.

Bromo menyajikan eksotisme pemandangan gunung dan landscape alam yang luar biasa fotogenic. Jangankan pemburu foto instagramable seperti kamu, bahkan fotografer profesional pun juga tidak terlepas dari pesona kawasan Gunung Bromo.

Sebelum kamu liburan ke Bromo, catat dulu nih rekomendasi tempat yang wajib banget kamu kunjungi ketika tiba di Bromo. Check it out!

 

Sumber: BuzzTrend

Pasir Berbisik

Pasir berbisik menjadi destinasi yang pastinya tidak mungkin kamu lewatkan saat mengunjungi kawasan Bromo. Hamparan pasir yang sangat luas ini disebut Pasir Berbisik karena kencangnya angin yang bergesekan dengan butiran pasir ketika kita berada di tengah hamparan pasir membuat seolah-olah ada yang berbisik di sekitar kamu.

Makanya, kamu jangan parno duluan ya kalau mendengar suara tanpa tuan ketika berada di sana, karena hal ini umum terjadi.

Kamu mengendarai kuda dan motor trail di area ini. Biasanya jeep dari dan yang akan menuju Kawah Bromo akan singgah untuk sekedar mengabadikan dokumentasi foto atau video di Pasir Berbisik.

 

Sumber: Pinterest

Kawah Gunung Bromo

Spot utama yang berada di kawasan Gunung Bromo. Mana lagi kalau bukan Kawah Bromo. Untuk mencapai tangga kawah, kamu harus berjalan kaki atau menunggang kuda dengan harga yang lumayan mahal. Biasanya dari 70 ribu hingga 100 ribu.

Setelah itu, kamu juga harus berkorban tenaga lagi untuk menaiki ratusan anak tangga yang lumayan melelahkan. Tapi, tenang. Dijamin deh usahamu akan terbayar begitu kamu sampai di tepi kawah. Kamu akan menemukan landscape yang membuat kamu menyadari bahwa Indonesia itu misterius dan indah.

Konon katanya, Kawah Bromo adalah Gunung Tengger yang memiliki ketinggian hingga 4.000 meter dari permukaan laut yang menjadikannya gunung tertinggi di Indonesia pada saat itu. Lalu, terjadilah sebuah letusan yang menciptakan kaldera seluas 9 km-an.

 

Sumber: PegiPegi

Bukit Teletubbies

Bukit Teletubbies merupakan salah satu spot terbaik juga di Bromo. Hamparan rumput hijau dikelilingi perbukitan yang membuat kamu serasa di Selandia Baru. Kamu bisa mengabadikan foto dan video di banyak spot. Mereka juga menyediakan berbagai properti foto untuk melengkapi dokumentasimu, seperti bunga kering dan kuda.

Ada spot untuk mendirikan tenda dengan izin. Ada juga lokasi yang khusus dikunjungi wisatawan sebagai spot foto. Selain hamparan rumput hijau, ada juga bagian yang di musim tertentu terlihat seperti taman bunga.

Banyak juga penjual yang menjajakkan dagangannya di sana. Pastikan kamu tidak melewatkan destinasi yang satu ini ketika berkunjung ke kawasan Bromo.

Baca Juga: Hotel Bromo Terbaik

Sumber: Flickr

Padang Rumput Savana

Setelah kamu menempuh perjalanan padang pasir yang panjang, kamu akan menemukan permata tersebunyi milik Bromo. Yup, Padang Rumput Savana. Lembah hijau yang dikelilingi bukit-bukit tinggi. Suasananya seperti di luar negeri, bahkan kamu bisa menemukan padang ilalang super estetik di musim tertentu.

Paling pas kalau kamu mengabadikan moment di tempat ini dengan jeep yang kamu dan rombongan kendarai. Landscape langka yang akan sulit kamu dapatkan di kawasan wisata di kota lain.

Namun, ingat ya untuk tetap menjaga kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan untuk menjaga agar kekayaan alam Bromo tetap terjaga seiring semakin tinggi minat wisatawan di Bromo.

 

Sumber: Shutterstock

Pura Luhur Poten

Pura Luhur Poten adalah tempat ibadah yang sakral bagi suku Tengger  dan masyarakat penganut agama Hindu yang menghuni kawasan Taman Nasional Bromo. Setiap tahu, mereka mengadakan Upacara Yadya Kasada yang merupakan sebuah upacara sakral.

Selain sejarah dan kesakralannya yang menarik dari Pura Luhur Poten. Kamu juga bisa mengabadikan moment dengan latar hamparan pasir luas dan Gunung Bromo. Kamu akan mendapatkan foto yang memiliki kesan misterius dan magestic. Pura tersebut seperti istana yang hilang di tanah sepeninggalan dewa di bumi.

 

Sumber: Tulisin.Kekitaan[dot]com

Penanjakan 1 & Penanjakan 2

Penanjankan 1 adalah lokasi terbaik untuk menikmati sunrise di Bromo karena termasuk spot paling tinggi dari bukit lainnya. Kamu bisa menikmati kabut tebal menyambut sinar matahari.

Jalur menuju Penanjakan 1 memang cukup berat karena harus ditempuh dengan menggunakan jeep atau motor trail. Saya tidak merekomendasikan menggunakan motor matic karena medan lumayan ekstrim.

Sedangkan, Penanjakan 2 terletak lebih rendah daripada Penanjakan 1. Akses menuju lokasi pun lebih mudah dan ringan. Namun, tidak perlu khawatir. Panorama sunrise yang disajikan juga tak kalah indah loh daripada Penanjakan 1.

 

Sumber: Tempat Wisata

Puncak B29 Argosari

Terletak di Desa Argosari, Kec. Senduro, kurang lebih 40 KM dari Kota Lumajang. Akses termudah menuju lokasi bisa melalui Senduro Lumajang Jalur Selatan.

Puncak B29 Argosari adalah spot tertinggi yaitu 2900 meter diatas permukaan laut yang ada di sekitar kawasan Gunung Bromo, bahkan lebih tinggi dari Penanjakan 1. Di puncak, kamu bisa menikmati keindahan negeri di atas awan dan tentunya udara sejuk pengunungan. Semakin indah saat sunrise.

Tidak heran jika menjadi spot camping terfavorit. Terdengar asing memang di telinga wisatawan karena memiliki jalur yang juga tidak semudah spot wisata yang lain.

 

Sumber: Pesona Indonesia

Spot Sunrise

Bromo memiliki banyak spot sunrise dengan keunikan tersendiri. Yang paling populer adalah destinasi berikut ini.

Bukit Mentigen

Bukit Mentigen spot alternatif ke-3 setelah Penanjakan 1 dan Penanjakan 2. Lokasinya cukup mudah di jangkau. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki saja dari area penginapan di Cemara Lawang. Cocok bagi kamu yang sedang backpacker-an karena tidak membutuhkan biaya banyak maupun alat transportasi.

Jalur tempuhnya juga mudah dengan letak lokasi yang sebenarnya tidak terlalu tinggi. Namun, view sunrise tidak kalah indah, kok. Cocok bagi kamu yang ingin menikmati sunrise tanpa effort yang besar selain bangun dini hari.  Ha Ha

Bukit KingKong

Spot yang paling ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati sunrise adalah Bukit KingKong. Jadi, kamu harus rela berdesak-desakan dengan pengunjung lain. Lokasinya tidak jauh dari Penanjakan 1 dan Penanjakan 2, hanya kurang dari 3 KM saja dari lokasi.

Cukup sulit mendokumentasikan sunrise karena kurangnya space untuk bergerak sehingga sulit untuk mencari angle terbaik. Bahkan, biasanya dari jam 3 atau 4 dini hari sudah ada rombongan yang menunggu di Bukit KingKong untuk mendapatkan tempat terbaik sebelum pengunjung yang lain.

Bukit Cinta

Tidak jauh dari Bukit KingKong ada altenatif lain, yaitu Bukit Cinta atau yang sering disebut sebagai Penanjakan 3. Bukit Cinta juga tidak kalah populer dengan dua bukit lain yang sudah saya sebutkan di atas.

Spot utama yang menonjol adalah Gunung Batok dengan latar Kawah Bromo. Kamu juga bisa menikmati pemandangan hamparan hijau dengan kabut tebal bagai di atas awan. Bukit Cinta pun memiliki keindahan dan keunikan tersendiri.

 

Sumber: Instagram/airterjunmadakaripura

Air Terjun Madakaripura

Kita bergeser sedikit lebih jauh dari Gunung Bromo, Air Terjun Madakaripura. Tidak wajib sih jika kamu tidak begitu menyukai aktivitas menantang. Tapi, wajib bagi kamu traveler yang menyukai tantangan dan pengalaman yang tidak biasa.

Salah satu spot paling populer di Bromo namun jarang menjadi pilihan utama dengan berbagai alasan. Salah satunya karena debit air sungainya yang bisa mendadak tinggi. Konon, air terjun ini menyimpan banyak cerita misterius. Menyuguhkan pesona magestic yang kuat.

Terdapat arca Gadjah Mada di kawasan ini. Konon, erat hubungannya dengan Patih Gadjah Mada yang menghabiskan sisa hidupnya di air terjun ini sepeninggalan beliau setelah dicopot sebagai mahapatih karena pembantaian yang ia lakukan di Kerajaan Sunda Galuh.

Menariknya, air terjun ini memiliki debit statis, baik di musim penghujan maupun di musim kemarau. Itulah mengapa sering disebut sebagai “Air Terjun Abadi”. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 200 meter dengan luas sekitar 25 meter. Sebelum mencapai Air Terjun Madakaripura, kamu akan disambut 4 air terjun lain.

Paket Wisata di Bromo

Kami Memiliki Paket Wisata Menarik untuk Kunjungan di Bromo